Maldini: Milan Bakal Berikan Giampaolo Waktu

Direktur AC Milan, Paolo Maldini, mengakui amat frustrasi dengan kehancuran kesebelasannya dari Fiorentina. Namun, dia janji bakal menyodorkan waktu sedikit lebih pada Manajer Marco Giampaolo.

Milan tumbang 1-3 dari Fiorentina pada lanjutan partai Liga Serie A Italia di San Siro, Senin (30/9) dini hari WIB. Pada pertandingan ini, goal La Violla dicetak Erick Pulgar, Gaetano Castrovilli dan Franck Ribery. Sedangkan Rossoneri membalas lewat Rafael Leao.

Karena hasil negatif ini, Milan terpuruk di tempat enam belas klasemen Serie A. Rossoneri baru saja mendapat 6 angka dari 6 pertandingan.

“Kami pilih manajer, kami bakal membelanya, rasanya benar untuk menyerahkannya waktu. Kami paham terdapat sejumlah problem yang kami hadapi, walau tentu kami tak berharap menerima kekalahan 4 dari 6 laga perdana, namun jua kualitas sepakbola tak memukau, ” tutur Maldini pada Sky Sport Italia.

“Saat ini bisa jadi nampak kayak terowongan tanpa cahaya, namun sebagaimana tutur juru tak-tik kami, solusinya ialah dengan kerja keras. Kami paham jika dengan mengandalkan armada muda, sepanjang waktu saat kami tengah menanti juru tak-tik untuk betul-betul jadi leader, bisa jadi terdapat risiko tekanan kepada bintang. ”

“Tentu saja, ini merupakan blunder bintang-bintang, tim, manajer, seluruhnya. Musim kemarin, kami berakhir 1 angka dibawah Liga Champions dan mereka terus menyokong kami. Aku kira para fans benar malam ini untuk memprotes. Tanggung jawab mesti dibagikan pada sesama, apabila enggak maka bakal jadi terlampau sulit untuk ditanggung, ” Maldini melanjutkan.

Neymar Cuma Perlu 1 Goal Lagi untuk Samai Rekor Ronaldo

Ujung tombak Paris Saint Germain (PSG) dari Brasil Neymar Jr sukses menyarangkan goal kala Brasil berjumpa Kolombia di pertandingan uji coba yang bergulir di Miami, Sabtu (7/9).

Goal ini membikin Brasil menahan seri 2-2 Kolombia. Goal dari Neymar jua menandakan performa come back usai dihantam cedera pada Juni silam. Amunisi 1 golnya jua membikin Neymar nyaris menyamai rekor legenda Brasil Ronaldo Luiz Nazario de Lima.

1 goal menuju Kolombia membikin mantan bintang Santos ini mengoleksi 61 goal dari 98 performanya bareng tim nasional Brasil. Raihan goal ini cuma tak sama satu goal dengan goal Ronaldo yang mengoleksi 62 goal dari 98 performa.

Mantan ujung tombak Inter Milan itu memasukkan goal semaksimal ini di dalam rentang masa 1994-2011.

Di sisi lain, Neymar menggoreskan total golnya semenjak menjalani debut tim nasional Brasil senior pada Agustus 2010. Sementara untuk penghargaan top score sepanjang waktu tim nasional Brasil dicetak oleh Pele dengan ukiran 77 goal dari 92 laga.

Neymar kala ini balik lagi diisukan bakal meninggalkan PSG. Laporan baru mengungkapkan juru tak-tik Barcelona, Josep Maria Bartomeu juga balik lagi buka suara tentang kesempatan rekrut Neymar di jendela transfer Januari mendatang.

“Neymar tak dapat gabung dengan Barca pada Januari, dan ruang ganti Barca tak mengambil keputusan apapun, ” tutur Bartomeu dilansir Football5Star. com dari Barca TV.

“Neymar berbuat apa yang mesti ia kerjakan, ia kasih tahu timnya mengenai keputusannya, ia berbuat semuanya yang mungkin, namun tahun ini ia bakal berlaga di PSG, ” kata Bartomeu lagi.

Serie A Dianggap Lebih Bersaing Daripada Bundesliga

Bintang kelahiran Jerman, Kevin-Prince Boateng, menyatakan jika Serie A punya kemampuan yang lebih baik daripada Bundesliga. Hal tersebut lah yang membuat dirinya mengambil keputusan untuk menampung pinangan Fiorentina.

Sebelum resmi menuju Fiorentina, Kevin-Prince Boateng jua pernah menerima tawaran untuk balik lagi memperkuat Eintracht Frankfurt. Sebab, Eintracht belum lama kehilangan 2 orang striker di dalam sosok Sebastien Haller dan Luka Jovic yang pindah.

“Saya jua pernah memperoleh tawaran untuk balik lagi menuju eintracht Frankfurt. Namun, aku tidak mau balik lagi berkarier di Jerman. Berdasarkan aku, tingkat turnamen Serie A lebih tinggi daripada Bundesliga pada kompetisi musim 2019-20 mendatang, ” beber Boateng pada La Nazione.

“Di Serie A, paling tidak tersedia sepuluh tim yang berebut tiket turnamen Eropa. Aku jua menilai Cagliari. Aku percaya bakal dapat menghibur publik Italia. Hal tersebut membikin aku mengambil keputusan untuk memperkuat Fiorentina, ” lanjut Boateng mengatakan.

Bundesliga sendiri bukan turnamen yang asing untuk Boateng. Bintang 32 tahun ini memulai karier profesionalnya bareng Hertha Berlin. Di samping itu, dia jua pernah memperkuat Borussia Dortmund, Schalke 04, dan Eintracht Frankfurt.

Walau terlahir di Jerman, Boateng lebih pilih untuk merepresentasikan Ghana di turnamen internasional. Kariernya bareng tim nasional Ghana juga tidak berlangsung dengan lancar. Dia mengambil keputusan untuk gantung sepatu dari sepakbola tingkat internasional sebab beberapa kali berselisih dengan dewan federasi sepakbola Ghana.

Torres Balik lagi Tegaskan Gerrard Rekan Terbaiknya

Fernando Torres belum lama mengkonfirmasikan gantung sepatu dari dunia sepakbola. Pada kesempatan terakhirnya menjadi pesepakbola, dia kembali menyatakan jika mantan rekannya di Liverpool, Steven Gerrard, menjadi rekan paling bagusnya sepanjang ini.

Semenjak tahun kemarin Torres memperkuat tim dari Jepang, Sagan Tosu. Dan laga kontra Vissel Kobe yang bergulir Minggu (23/6/2019) jadi hari terakhirnya sebagai pesepak bola.

Sepanjang ini bintang dari Spanyol itu telah banyak memperkuat tim-tim raksasa dan punya rekan-rekan yang amat spektakuler. Namun dari sekian bintang yang sempat ada 1 gelanggang dengannya, dia pilih Gerrard menjadi kawan paling bagusnya.

“Saya terus ucapkan jika bintang paling baik yang sempat berlaga dengan aku ialah Steven Gerrard. Aku mendapatkan didalam dirinya bintang yang paham permainan aku. Aku kira tingkat aku bisa sampai dimensi yang lain saat bersamanya, ” tutur Torres kala konferensi pers sebagaimana ditulis AS, Minggu 23/6/2019).

“Itu merupakan masa 3 setegah tahun yang mengesankan sebab dapat berlaga dan mengenal sesosok Stevie dan aku mau balik lagi menuju hari-hari ini lagi, bahkan apabila ini cuma untuk 1 menit saja, ” dia melanjutkan.

Sepanjang membela Liverpool dari 2007 sampai 2011 bintang yang dijuluki El Nino ini memang jadi momok mengerikan di hadapan gawang musuh. Total dari 142 performa yang dibukukan bareng Liverpool dia berhasil mencetak 81 goal.

Tak cuma ini, adanya Torres jua berdampak mengesankan untuk performa Gerrard di gelanggang. Mereka berdua pun bertransformasi jadi tandem maut yang ditakuti rival.

5 Orang yang Tersakiti di Balik sepuluh Trofi Liga Spanyol Messi

Di balik keberhasilan besar Lionel Messi, terdapat beberapa orang yang tersakiti. Lionel Messi menambah panjang lis prestasinya usai FC Barcelona mengunci titel jawara Liga Spanyol 2018-2019.

Blaugrana menandaskan diri menjadi juara karena kemenangan 1-0 vs Levante di partai minggu ke-35 di Camp Nou, Sabtu (26/4). Ini jadi piala liga ke-10 untuk Messi di dalam 15 tahun bareng Barcelona.

Di balik kesukesan sang bintang sepanjang lebih dari 1 dasawarsa meramaikan kasta tertinggi Negeri Matador, terdapat bintang yang menjadi korban. Para pemain itu tertendang dari Barcelona karena kalah kualitas dari Messi.

Ya, sinar Messi sangat terang hingga tak memberi kesempatan untuk striker lainnya untuk mendapat waktu berlaga reguler.

ZLATAN IBRAHIMOVIC – Berharap menjadi mesin goal kunci kala tiba ke Barcelona pada 2009, Zlatan Ibrahimovic malah tersingkir dari tempat favoritnya.

Demi mengakomodasi Messi, dia harus berpindah tugas dari ujung tombak central jadi striker lubang.

Mantan kapten tim nasional Swedia ini murka pada juru tak-tik Pep Guardiola dan memandangnya tak adil.

“Saya memulai perjalanan di Barcelona dengan bagus. Tapi, lantas Messi mulai ngomong. Ia mau bermain di sentral, tidaklah striker yang beroperasi di sektor sayap, ” tutur Ibra di dalam buku biografinya yang berjudul I Am Zlatan.

“Formasi juga bertransformasi dari 4-3-3 jadi 4-5-1. Aku berkorban dan tak punya kebebasan lagi di gelanggang, ” tambah pengakuan sang juru gedor.

Perlakuan tidak adil Guardiola lalu mendorong Ibrahimovic untuk angkat kaki menuju AC Milan di tahun selanjutnya.

DAVID VILLA – Senasib dengan Ibrahimovic, David Villa pun kehilangan tempat kegemarannya menjadi ujung tombak central sebab direbut oleh Messi.

Mantan striker Valencia ini pindah menuju Atletico Madrid pada 2013 usai menghadirkan 8 piala ke Camp Nou.

Di tim nasional Spanyol, Villa terus diposisikan menjadi penyerang tengah.

Tempat itu membantu dia jadi pencetak goal paling banyak selama era La Furia Roja (59 gol).

THIERRY HENRY – Pada 2007, Thierry Henry tiba ke Barcelona dengan berstatus top scorer Arsenal (226 gol).

Taji mantan pemain tim nasional Prancis ini malah lenyap pasca-mendarat di Camp Nou.

Kemunduran Henry tidak lain dan tidak bukan ialah lantaran transformasi tempat.

Bila admin melihat tayangan di live streaming bola, dia diharuskan main melebar guna mengosongkan tempat untuk Samuel Eto’o dan Messi.

Setidak-tidaknya, pengorbanan Henry menghasilkan 2 titel Liga Spanyol.

Bintang yang memulai karier bareng AS Monaco ini jua terus menerus terlibat perselisihan dengan Guardiola karena sang juru tak-tik terlampau “sayang” pada Messi.

Henry harus bermain di luar tempat favoritnya sepanjang 3 tahun sebelum gabung New York Red Bull.

BOJAN KRKIC – Titisan Messi, begitu Bojan Krkic dilabeli oleh publik Spanyol.

Penampilan mengilap di La Masia mengantarkan striker berpostur 170cm ini naik kasta menuju kesebelasan senior pada 2007.

Tapi, sang pemain muda malah mendapat kesusahan usai naik pangkat.

Dia tidak bisa menggoyang dominasi Messi, Pedro, dan David Villa yang ketika ini jadi trio tumpuan sektor serang tim Catalunya.

Tidak betah selalu menjadi ban serep, Bojan memutuskan gabung AS Roma pada 2011.

NEYMAR – Neymar bikin gebrakan pada bursa transfer musim panas tahun 2017 dengan pindah dari Barcelona menuju Paris Saint-Germain.

Transfer kapten tim nasional Brasil ini menjadi heboh karena ongkos kepergiannya bisa sampai 222 juta € (Rp 3, 8 triliun), rekor paling mahal dunia.

Tidak ada yang menghancurkan rekor itu sampai saat ini.

Banyak laporan mengatakan alasan keberangkatan Neymar ialah lantaran mau menghindarkan diri dari bayang-bayang Messi.

Emery Tak Berharap Banyak kala Arsenal Tandang menuju Burnley

Arsenal bakal menantang pertandingan sukar di kamp Burnley pada minggu terakhir Premier League kompetisi musim ini. Dengan persiapan kesebelasan yang mepet, juru tak-tik Unai Emery rasa-rasanya tak berharap banyak di partai di Stadion Turf Mor mendatang.

Emery keluhkan jadwal padat yang diderita Arsenal minggu ini. Sebelumnya mereka mesti terbang menuju Spanyol untuk melawan Valencia di semi-final Liga Europa. Akibatnya Lucas Torreira dkk baru tiba lagi di London pada Jumat pagi.

Kondisi ini sampai-sampai mengharuskan juru tak-tik dari Spanyol untuk meniadakan pelatihan kesebelasan. Untuk hal tersebut, sang manajer juga takkan muluk-muluk di partai mendatang.

“Kami baru datang Jumat pagi dan kami mesti membatalkan pelatihan sebab bintang perlu istirahat sedikit lebih. Baru pada Sabtu kami melakoni pelatihan lagi untuk persiapan pertandingan di Burnley, namun aku tetap perlu menanti situasi bintang sebelum menentukan starting, ” tutur Emery pada Sky Sports, Sabtu (12/5/2019).

“Melawan Burnley bakal jadi pertandingan yang sulit. Aku terus ingat saat mereka bisa menahan Chelsea di London. Jadi kami bakal masih berlaga dengan cara kami sebagaimana lazimnya, namun aku takkan mengharuskan apapun pada bintang. Aku cuma mau mereka menikmati pertandingan paling akhir kompetisi musim ini, ” imbuhnya.

Unggul ataupun menerima kekalahan, Arsenal telah dipastikan tak bisa merangsek menuju empat besar. Kemenangan cuma membikin mereka menegaskan posisi di tempat ke 5 kompetisi musim ini.

Bukanlah Dendam, Ben Arfa Ungkap Sebab Tertawai Emery

Gelandang Stade Rennes, Hatem Ben Arfa, menyebutkan argumennya menertawai pelatih Arsenal, Unai Emery.

Rennes menghadapi tim yang dijuluki Meriam London di leg perdana fase 16-Besar Liga Europa di Stadion Roazhon Park, Kamis (7/3). Tuan rumah memperoleh modal optimal buat melaju ke perempat-final berkat kemenangan 3-1.

Arsenal memimpin terlebih dahulu lewat goal Alex Iwobi kala pertandingan baru saja berlangsung 3 menit. Petaka hadir untuk team tamu usai Sokratis Papastathopoulos memperoleh kartu kuning ke 2 saat laga sudah berjalan hingga menit ke-41.

Keunggulan jumlah pemain digunakan dengan optimal oleh Rennes. Armada Julien Stephan menyarangkan tiga gol balas, tiap-tiap melalui Benjamin Bourigeaud (42′), bunuh diri Nacho Monreal (65′) serta Ismaila Sarr (88′).

Di pertandingan itu, Ben Arfa banyak kali melihat Emery sambil tertawa. Pertama kali, ia dinilai senang sukses menumbangkan Emery serta anak asuhnya atas dasar dendam pribadi.

Sebelum gabung Rennes di musim panas kemarin, Ben Arfa sempat jadi anak didik Emery di Paris Saint-Germain. Bintang berumur 32 tahun ini sudah dipinggirkan dari tim Les Parisiens selama 2017-18.

Meski begitu, Ben Arfa mengklaim tak menempatkan rasa dendam pada Unai Emery. Ia tertawa karena merasa lucu dengan tingkah mantan manajernya itu di pinggir lapangan.

“Motivasi aku ialah berlaga dengan solid, memenangi laga serta meletakkan klub pada tempat yang baik buat melaju. Ini yang terdapat di dalam pikiran aku, ” kata Hatem Ben Arfa, sebagaimana dilansir Football5star dari TEAMtalk.

“Saya menyaksikan Unai Emery yang sama, gelisah sebagaimana lazimnya. Aku beberapa kali menyaksikan dirinya serta membuat aku sedikit tertawa. Ia tak berubah, ” katanya.

“Saya berbicara pada sejumlah rekan sebelum laga buat memprediksi jika kami bakal unggul 3-1 ataupun 4-1. Kami tidak berhasil menyarangkan goal ke 4, namun prediksi aku tepat, ” tutur Hatem Ben Arfa.

Coppa Italia: Atalanta Incar Gol Tandang di Markas Fiorentina

Manajer Atalanta, Gian Piero Gasperini, menyatakan jika para pemainnya bakal berlaga maksimum demi mendapat gol tandang di kamp Fiorentina. Anggapannya, pertandingan semi-final Coppa Italia kontra Fiorentina adalah pertandingan terpenting buat Atalanta kampanye musim ini.

La Dea sukses menuju ke fase semi-final Coppa Italia usai mengalahkan juara bertahan, Juventus dalam laga perempat-final. Pada Kamis (27/2) dinihari, mereka bakal bertandang menuju Stadio Artemio Franchi untuk menjalani pertandingan leg perdana semi-final Coppa Italia kontra skuat underdog lain, Fiorentina.

“Pertandingan mendatang kemungkinan bakal jadi yang terpenting buat kami kampanye musim ini. Publik Italia tentu bakal memendam harapan yang lumayan tinggi pada kami lantaran kesuksesan menyingkirkan Juventus pada fase perempat-final, ” tutur Gian Piero Gasperini dilansir dari Football Italia.

“Saya percaya pertandingan yang akan datang bakal berlangsung dengan sengit. Karena Fiorentina sekarang memperlihatkan performa yang amat eksplosif. Lebih lanjut, mereka jua punya para pemain muda berkualitas dan sukses merekrut pemain utama pada bursa transfer Januari. ”

“Mereka jua punya ambisi buat menuju ke Eropa yang serupa besarnya dengan punya kami. Pertandingan nanti belum jadi jaminan kami bakal menuju ke fase laga pamungkas. Namun, kami mencari gol tandang supaya dapat berlaga setingkat lebih lepas di pertandingan leg ke 2, ” tutur Gian Piero Gasperini.

Bos Liverpool Tegaskan Lovren Belum Bisa Main Lawan Bayern

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menyatakan bahwa skuatnya tidak bakal dibela Dejan Lovren kala melawan Bayern Munich pada leg perdana babak 16 besar Liga Champions pada pertengahan pekan mendatang.

Lovren dihantam cedera hamstring kala melawan Wolverhampton Wanderers di Piala FA Januarikemarin. Dia diperkirakan baru dapat balik lagi merumput di Maret nanti.

Sekarang pemain bertahan dari Kroasia itu tidak gabung bersama teman-temannya di dalam pelatihan. “Dia tak di sini buat alasan yang ideal lantaran ia tak bareng rekan lain buat melakoni pelatihan rutin. Team saya bakal balik lagi Jumat dan ia bakal balik lagi ke Melwood. Kemudian kita bakal saksikan bersama apakah yang akan terjadi, ” tutur Klopp.

“Tentu saja team saya wajib mempersiapkan skuat dengan cara lain. Apabila Dejan memberikan tanda baik di hari senin, maka kita bakal putuskan kembali. Namun sekarang team saya mempersiapkan laga yang akan datang tanpa melibatkannya. Jadi kami mesti mendapatkan jalan keluar lainnya, ” lanjutnya.

Kondisi tim yang dijuluki The Reds itu makin sukar menyambut pertandingan kontra Bayern Munich mendatang. Sebab benteng kuat mereka lain, Virgil van Dijk, juga tidak dapat dimainkan lantaran akumulasi kartu.

Praktis pemain bertahan tengah Liverpool tinggal menyisakan Joel Matip saja. Mengetahui situasi seperti itu bukanlah tak mungkin juru tak-tik dari Jerman ini bakal memaksakan Fabinho berlaga menjadi pemain bertahan sedang bareng Matip.

Meski Kalah dari Thailand, Bepe Desak Publik Tetap Dukung Indonesia

Legenda Sepakbola Indonesia, Bambang Pamungkas, mendesak publik masih mendukung perjuangan Tim nasional Indonesia pada turnamen Piala AFF 2018 meski baru saja kalah 2-4 melalui Thailand, hari Sabtu (17/11).

Sebagaimana yang diketahui, timnas Indonesia diharuskan tunduk oleh timnas Thailand di Rajamangala Stadium, Bangkok. Sempat memimpin lewat Zulfiandi, anak didik Bima Sakti tidak bisa menahan serangan musuh. Hasilnya 4 goal langsung bersarang menuju gawang Awan Setho. Sedangkan Kesebelasan Garuda cuma bisa menyarangkan 1 goal tambahan lewat Fahcruddin Aryanto pada penghujung laga.

Pasca pertandingan, banyak kecaman yang berdatangan buat tim nasional, khususnya melalui media sosial. Malahan banyak juga yang tak mau memberi suport buat perjuangan Evan Dimas dkk kala melawan Filipina di pertandingan ke 4. Sikap ini juga yang disayangkan bintang yang akrab disapa Bepe itu.

“Kecewa dengan pencapaian dan mengkritik timnas ini amat wajar. Namun meninggalkan dengan tak lagi memberikan suport untuk mereka merupakan tindakan yang amat tidak bijaksana. Apapun mereka, mereka berupaya bakal kita semua, Indonesia,” tulis Bepe di halaman Twitter pribadinya.

Apa yang dibilang bintang yang masih membela Persija Jakarta itu cukup tepat. Di dalam kondisi seperti itulah Indonesia perlu suport maksimal dari seluruh masyarakat supaya dapat lolos melalui lubang jarum.

Tim Garuda masih punya kesempatan melaju ke semi-final. Tapi, syaratnya bisa dikatakan lumayan sulit. Di samping harus unggul melawan Filipina, mereka pun mesti menanti hasil laga Filipina dan Singapura kala melawan Thailand.