Pantai Papuma

Menilik Sedikit Keindahan Pantai Papuma

Disebut menjadi pantai paling indah di Jatim, Pantai Papuma bakal membuatmu terpana saat pertama kali melihatnya. Pantai indah yang eksotik ini berlokasi di Jember, tepatnya ada di pesisir selatan Jatim, Desa Lojejer, Kec. Wuluhan, 45 km selatan kota Jember. Malah sebelum masuk ke pantai, kamu bakal disuguhi kehidupan menyenangkan dari alam permai. Untuk masuk, kamu musti melewati hutan yang 90 persen lebih ditanami pohon jati sebagai penyejuk pandangan di sana.

Berikutnya setelah masuk pintu masuk area wisata, yang mana ada hutan yang ditutupi pohon-pohon alami sebagaimana palem, serut beserta beraneka ragam pohon kecil yang lain. Kabarnya hutan ini tetap menyimpan berbagai macam flora & fauna tropis, misalnya berbagai spesies burung dan pun lutung yang bergelantungan di atas pohon.

Begitu keluar dari hutan, bentangan pasir bersih dan putih bakal menyambutmu. Pantai eksotis yang dihiasi banyak sekali perahu nelayan yang berjejer dipasirnya yang putih. Di pinggiran pantai Papuma ada pasir putih bersih indah, yang atmosfer warnanya kontras dari birunya laut, serta batu-batuan yang mendominasi garis pantai. Pantai tersebut memang didominasi batu-batu besar dengan landscape yang menakjubkan.

Formasi bebatuan karang menambahkan pesona Pantai Papuma. Bila lagi surut, kamu bisa lihat jelas batu karang-karang ini. Terdapat 7 karang besar di pantai Papuma, yang diasumsikan sebagai pulau karang. Pulau karang ini punya nama masing-masing yang dipetik dari tokoh-tokoh pewayangan misalnya, Pulau Batara Guru, Pulau Narada, Pulau Nusa Barong, Pulau Kresna, dan Pulau Kajang. Ada pula Pulau Kodok sebab pulau karang tersebut bentuknya persis kodok raksasa yang menjulang tenggelam di tengah-tengah laut. Namun sialnya, ombak Pantai Papuma tergolong besar dan berbahaya buat berenang maupun snorkeling, khas pantai-pantai bagian selatan Jawa yang menjorok langsung ke Samudera Hindia. Namun jangan kecewa, sebab Pantai Papuma sendiri begitu memanjakan mata.

Disamping keindahan alamnya, pantai itu pun dihuni beraneka fauna semacam biawak, burung-burung dengan ragam jenisnya, ayam hutan, babi hutan, rusa, landak sampai dengan trenggiling. Mumpung masih di pantai, kamu musti coba makan seafood dari hasil buruan laut yang fresh dan lezat, yang baru dijaring nelayan. Apabila mau melihat nelayan turun dari kapal pergilah antara jam 11.00-13.00 dan kamu juga bisa beli langsung dapat ikan hasil tangkapan nelayan buat dibakar di tepi pantai. Caranya, bawa ikan itu  ke warung makan yang banyak sekali berlokasi di sini buat dibakar. Warung makan di Pantai Papuma pun sudah menawarkan menu seafood sendiri, harga cukup terjangkau lalu rasanya lezat. Tetapi ada bagusnya kamu tanya dahulu harganya sebelum beli untuk memastikan saja jika harga belum naik.

Jika hendak beristirahat di Tanjung Papuma, sudah tersedia vila yang di sewakan oleh pihak wisata dari petugas Perhutani. Harga tempat menginap bervariasi tergantung akomodasi yang ada, seperti kamar ber-AC, single bed, kamar mandi didalam, TV dan halaman depan kecil. Tarif dalam kisaran Rp300.000–Rp400.000. Alternatif yang lainnya ialah menginap di Jember. Di kawasan Kota Jember, ada banyak sekali penginapan di sekeliling alun-alun kota, lokasi strategis untuk nyantai sambil berwisata kuliner. Tarif penginapan bermacam-macam mulai Rp.70.000-Rp100.000 per kamar non-AC secara fasilitas kamar mandi didalam, TV serta single bed. Tarif kamar seharga lebih dari Rp120.000 sudah termasuk akomodasi AC, kamar mandi didalam, TV dan breakfast.

One thought on “Menilik Sedikit Keindahan Pantai Papuma”

Leave a Reply

Your email address will not be published.